Pilih Laman

BALIGE, golimbah.com – Tahukah kamu bahwa sebagian besar sampah di Indonesia berjenis sampah organik? Ya, lebih dari 50% sampah di Indonesia terkategori sampah organik. Sayangnya, sebagian besar sampah organik tersebut hanya berakhir di TPA. Penumpukan sampah organik di TPA tentunya dapat menimbulkan resiko terbentuknya gas metan di TPA yang berpotensi terjadinya ledakan.

Reaktor Hidrotermal GOL di Balige, Kabupaten Toba.

Sebagai upaya untuk meminimalkan sampah yang diangkut ke TPA, GOL memberikan solusi berupa tempat pengolahan sampah dengan teknologi terkini karya anak bangsa bernama GOL Lab. Melalui teknologi hidrotermal dan pirolisis, GOL terus berinovasi agar sampah yang diolah bisa semakin beragam.

Pada pertengahan Juni 2021 lalu, GOL Lab akhirnya tumbuh di Balige, Kabupaten Toba. Atas kerjasama GOL dengan Bank Sampah Bersinar, teknologi GOL bisa sampai ke Sumatera. Kehadiran GOL Lab di Balige adalah upaya untuk memanfaatkan sampah sayuran dari kebun yang terbuang sia-sia. Banyak sayuran yang masih nampak segar seperti ini tapi sudah dianggap sampah. Sayuran busuk atau layu sedikit sudah tidak laku dan tidak dimanfaatkan lagi. Padahal, sampah organik sangat besar potensinya jika diolah menjadi pupuk organik cair berkualitas dengan teknologi GOL.

Pupuk organik cair dapat dimanfaatkan oleh petani sekitar sehingga menambah kesuburan hasil tani. Kita tidak perlu lagi ketergantungan pada pupuk kimia. Justru kita memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita. Banyak hal yang kita kira sampah dan tidak bermanfaat, padahal jiak diOlah di GOL Lab, sampah bukanlah sekadar sampah. Sampah bisa bermanfaat dan bahkan memiliki nilai ekonomi! Sedikit demi sedikit, kami yakin kehadiran GOL bisa bermanfaat bagi masyarakat juga lingkungan di berbagai wilayah Indonesia.

Indonesia Kita Jaga, Sampahnya Kita Olah.

Guna Olah Limbah.

Bagikan halaman ini: