Pilih Laman

Tahukah kamu sampah puntung rokok tercatat sebagai salah satu sampah yang paling mengotori pantai dan saluran air (The Ocean Conservancy, 2018)?

Lembaga Demografi UI (2014) menyebutkan konsumsi rokok Indonesia mencapai 302 miliar batang per tahun. Anggap 80% puntung dibuang sembarang, minimal 660 juta puntung rokok terdampar di lingkungan kita. Bayangkan luas lapangan bola standar internasional dengan tinggi 50 cm. Sebanyak itulah sampah puntung rokok kita setiap harinya!

Belakangan isu sampah plastik ramai diperbincangkan. Masyarakat mulai beralih bergaya hidup ramah lingkungan. Namun, tahukah kamu bahwa puntung rokok juga termasuk sampah plastik?

Ya! Puntung rokok adalah sisa dari rokok yang sudah dibakar berupa filter plastik yang terbuat dari selulosa asetat. Meski ukurannya kecil, perlu waktu bertahun-tahun hingga puntung rokok tersebut terurai. Tak terjamin pula terurai sempurna, kemungkinan besar puntung rokok bertransformasi menjadi mikroplastik—musuh para biota laut.

Tak hanya itu, saat dibuang ke lingkungan, bukan hanya material plastik yang mencemari, tetapi juga nikotin, logam berat, dan juga zat kimia berbahaya lainnya tersebar dan mengancam alam.

Berawal dari keresahan ini, Guna Olah Limbah sebagai perusahaan berbasis riset mencoba berperan menggali solusi. Riset awal kami dengan teknologi pirolisis menunjukkan bahwa puntung rokok berpotensi menjadi bahan bakar cair, RDF, atau activated carbon.

Untuk terus menyempurnakan riset ini, GOL butuh input 10.000.000 puntung rokok. Maka dari itu, kami sangat mengharapkan partisipasi produsen maupun konsumen untuk keberhasilan riset.

Ayo bantu GOL mengumpulkan puntung rokok! Kirimkan minimal 500 puntung rokok ke alamat GOL. Jika kamu bukan perokok, minimal bantu sebarkan pesan ini ke sekitarmu. Partisipasimu adalah kontribusimu untuk Indonesia bebas puntung rokok!

Indonesia Kita Jaga, Sampahnya Kita Olah.
Guna Olah Limbah.

Kontak kami untuk pertanyaan lebih lanjut:
Whatsapp : 0821-1183-8076
E-mail : sitti@golimbah.com
Website : www.golimbah.com/

Bagikan halaman ini: